Friday, August 11, 2017

Review : Purbasari Hi Matte Lipcream Hydra Series All Shades



Sepertinya nggak perlu cerita apa-apa lagi deh kalau udah ngomomgin gincu yang satu ini. Purbasari Hydra Matte Lipceram itu rasanya udah hits duluan dimana-mana. Semua orang ngomongin, punya, dan semua  tergila-gila pengen coba ini.  Termasuk saya yang seandainya nggak dikasih tahu sahabat saya, Philia, mana ada bisa review purbasari hari ini :”). Segitunya  baper pengen punya lipcream purbasari, karena perjuangan dapetnya itu selalu senggol sana sini.


Purbasari Hi Matte Lipcream Hydra Series ini seinget saya udah di gembor-gembor sama Purbasarinya dari 2016 akhir. Tapi akhirnya di launchingnya tahun 2017 ini deh. Apalagi pas di launching juga ada video dari kakak Suhay Salim, makin banyak yang keracunan termasuk saya. Worth the hype atau nggaknya, terus aja pantengin sampe beres ya tulisannya.


Buat ukuran local brand yang bukan indie, packaging lipcream Purbasari ini bagus. Kalau dilihat dari jauh kelihatan waah dan sleek banget. Tapi pas dipegang ya terasa kalau ini memang dari plastik. To be honest, plat goldnya sama kaya versi lipstick batangannya, dan bentuk kotaknya ngingetin saya sama Milani.  Meski demikian, saya appreciate kok sama Purbasari, setidaknya dengan harga terjangkau bisa juga brand lokal punya lipcream yang murah tapi waah.

Tuesday, August 1, 2017

Event Report Roadshow Serempak 2017 | Kreatif Bersama Serempak : Literasi Digital Generasi Milenial



Berkembangnya dunia internet dan hal yang berkaitan dengan segala rupanya, ternyata ada ilmunya yang harus bisa dikuasai setiap orang, idealnya. Arus internet dan digitalisasi yang deras ini mau nggak mau, menuntut setiap individu untuk melek literasi digital. Termasuk saya, karena saya juga termasuk pengguna internet dan sosial media yang cukup aktif. apalagi milenials, yang mana digitalisasi itu sudah nempel banget sejak mereka masih kanak-kanak.



Beruntung, tanggal 20 Juli 2017, saya bersama KEB (Kumpulan Emak Blogger) Bandung bisa hadir di acara Roadshow Serempak 2017 di Aula Mesjid Mujahidin Bandung. Selain dari Serempak ID, acara roadshow nya ini juga dihadiri dari Kementerian PPPA, Kementrian KOMINFO, dan juga IWITA. Keren banget, kalau bahasa kekiniannya, mantap soul banget pengisi acaranya.

Oiya, fyi buat yang belum tahu Serempak ID itu apa, saya screenshoot nih profil di websitenya.

sumber : website Serempak ID


Kalau mau kepo lebih jauh main-main aja ke websitenya ya di http://www.serempak.id . Berikut beberapa poin rangkuman saat acaranya yang bisa saya share.per sesi pembicara ya, biar gampang hehe.

1. Sesi Pertama dari Kementerian Kominfo



Untuk mencapai literasi digital yang baik tentunya kita semua butuh yang paling mendasar dulu, yakni internet. Mudahnya akses internet di jaman sekarang rupanya masih belum merata di seluruh bagian Indonesia, loh. Kalau di daerah terpencil, akses internet masih terbatas dan nggak senyaman kita yang tinggal di kota besar. Terutama untuk wilayah Indonesia Timur.

Namun ada harapan positif juga loh untuk pengembangan internet di semua wilayah Indonesia. Ibu Yulis Widia M dari Kemen Kominfo memaparkan kalau pemerintah saat ini sedang membangun infrastruktur berupa satelit Palapa Ring dengan target 118 wialayah seluruh Indonesia. Jadi ditahun 2019 kelak, akses internet akan semakin merata dimana-mana. Semoga terlaksana dan berjalan lancar ya untuk Palapa Ring nya.

2. Sesi Kedua dari Indari Mastuti



To be honest, sesi ini suasana di ruangan mulai warming up banget. Soalnya pematerinya ini keren, penggerak banyak campaign dan gerakan di sosial media. Indira Mastuti ini menggerakan banyak program loh di sosial media, dari komunitas  Ibu-Ibu Doyan Bisnis (IIDB) sampai yang paling happening yakni gerakan anti bullying. Lebih detailnya, bisa cek aja ke facebooknya Ibu Indari Mastuti.  Keren kan yaa, buat saya Ibu Indari Mastuti ini goals banget laah.

Materi yang disampaikan di Roadshow ini juga nggak jauh-jauh kaitannya sama perempuan, anak-anak dan juga sosial media. Disini Ibu Indari Mastuti, menekankan banget supaya perempuan itu bener-bener melek literasi digital. Perempuan itu bisa punya peran lebih di dunia digital, dan bisa lebih influence untuk menyebarkan hal-hal positif ketimbang mengerjakan hal yang nggak bermanfaat di sosial media.

Percaya atau tidak, gerakan yang di gagas Ibu Indari ini semua lewat media sosial. Lewat media sosial lah, gerakan atau campaign yang di gagasnya makin besar dan efektif. Sekolah Gratis Indonesia misalnya, salah satu keberhasilan Ibu Indari dkk loh dengan memanfaatkan sosial media. Belum lagi gerakan lainnya, aah, jujur makin kagum saya sama ibu yang satu ini.

Di akhir sesi ini, tidak lupa Ibu Indari juga berbagi tips yang bermanfaat banget buat perempuan dan juga siapa saja deh. Ini dia point-point nya :
  • Saat emosi, usahakan jauhi yang namanya sosial media. Karena rawan banget dipakai buat update status yang negatif. 
  • Focusing share positivity. Penting banget menyebarkan hal positif, selain berpahala tentunya lebih ada manfaat juga loh minimal buat diri sendiri. 
  • Jangan pamer. Entah pamer kesedihan apalagi kebahagiaan. Mending bikin konten berfaedah
  • Pilih teman atau inner circle yang positif
  • Hindari membuat konten yang subjektifitas, apalagi hoax. Usahakan research dulu terhadap konten yang bakal dibuat.
  • Bermimpilah besar untuk mencapai hal-hal yang besar 
  • Jangan lupa buat list goals apa yang ingin dicipai dan jangan malu untuk menambah teman dan networking
Dari materi Ibu Indari ini saya jadi termotivasi untuk membuat konten yang baik, entah untuk blog maupun buat sosial media. Share good vibes and positivity banget laah. 

3. Sesi Ketiga dari Dosen FIKOM UNISBA, Andalusia Neneng Permatasari


Ini sesi kuliah umum soal digital literasi buat saya, hehe. Soalnya penyampaiannya enak banget, saya refleks banget ngangguk sambil nyatet. Berasa kaya mahasiswa banget :D, oke fokus ke materi yaa. Ibu Andalusia ini ngejelasin banget literasi digital secara rinci, mulai dari definis sampai aplikasinya.

Literasi digital itu adalah suatu kemampuan dalam digital secara komprehensif. Jadi kita nggak cuma pandai menggunakan sebagai user aja, tapi dituntut faham, bisa mengerjakan. Literasi digital pun bisa menjadi passion yang bisa melekat dengan seseorang.

Ibu Andalusia ini juga menekankan pentingnya berkolaborasi lintas bidang dalam meraih digital literasi. Karena passion yang besar juga perlu didukung hal lain yang menunjang terciptanya literasi digital yang baik. Contohnya kerjasama antara tenaga kesehatan dengan programmer dan juga visual grafis untuk membuat program kesehatan yang efektif dan tepat sasaran.  Berkat nasihat Ibu Andalusia ini, saya jadi kepikiran pengen collab apa gitu sama suami yang basisnya IT, hihi *curcol*.



Sambil menunggu kedatangan bintang tamu istimewa, di sesi ini juga ada sesi tanya jawab dengan semua pembicaranya dan ada penampilan tari merak. Nggak lupa ada jingle KemenPPPA juga loh, kalau mau tahu kepoin deh website serempak id nya ya ;).

4. Sesi Keempat dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Prof. DR. Yohana Susana Yembise



Ini puncaknya acara, kedatangan Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Prof. DR. Yohana Susana Yembise . Kalau di posternya siapa yang sangka kan kalau Ibu Menteri PPPA ini bisa hadir ke roadshow di Bandung. Sesi ini juga nggak kalah inspiratif dibanding sesi sebelumnya, soalnya di sesi ini para peserta juga jadi tahu banyak banget loh soal Ibu Menteri PPPA ini seperti apa sosoknya.

Ibu Yohana ini beneran luar biasa banget, memulai perjuangannya di bidang pendidikan dari nol sampai bisa sesukses sekarang. Kerja kerasnya juga luar biasa banget untuk sampai ke posisinya sekarang. Karena beliau dari akademisi, literasi digital juga bukan hal asing lagi dimata beliau.

Beliau ini menekankan banget pentingnya literasi digital yang positif untuk kehidupan sehari-hari. Mulai dari mencari artikel ilmiah yang kredibel sampai sosial media. Apalagi perempuan, digitalisasi ini harus bisa dikuasai jangan kalah dengan kaum adam loh, kata ibunya. Literasi digital juga bisa jadi sarana untuk menyuarakan aspirasi hak perempuan dan anak.

Akhir acara nggak lupa ada acara foto-foto bareng  Ibu Menteri dan pembicara sebelumnya. Selain itu saya juga aktif ngobrol sama teman-teman KEB Bandung. Seneng banget memang kalau ada event sama blogger gini, selain nambah ilmu bisa ketemu blogger lain itu bikin hidup makin positif.



Segitu aja ya event reportnya dari acara Roadshow Serempak ID di Bandung. Sejujurnya ini tulisannya lumayan serius banget buat saya, karena biasanya saya sering ngebanyol hehe. Anyway, semoga bermanfaat ya info yang saya share kali ini. Always share positivity yaa :).

All right reserved.
Do not copy paste without allowance 
Or any permission from authors.

Review : Roro Mendut Beauty Lulur dan Masker Rempah Hitam Whitening



Kekayaan Indonesia nggak ada habisnya, salah satunya dibidang kosmetik dan perawatan tubuh. Lulur dan masker dari Indonesia itu nggak cuma dari jejamuan aja loh. Pernah denger lulur dan masker dari bahan rempah hitam nggak manteman ? Kalau baru denger, toss dulu bareng saya, *toss. Saya pun baru tahu rempah hitam bisa dipakai buat lulur dan masker itu karena kenalan sama Roro Mendut Traditional Beauty. Kenalannya baik-baik banget, soalnya saya dikasih kesempatan buat cobain produknya secara langsung :D.



Roro Mendut Traditional Beauty ini adalah salah satu brand indie asli Indonesia yang memproduksi masker dan lulur dengan menggunakan bahan alami. Seperti namanya, produknya terinspirasi dari simbol wanita jawa zaman kesultanan mataram berjaya. Roro Mendut itu di era nya terkenal cantik, dan perawatannya menggunakan bahan alami yang racikannya legendaris. Saking legendarisnya, perawatan ala zaman dahulu itu masih terus dilestarikan sampai sekarang.



Produk yang saya dapet itu ada 2 macam, which is yang best seller nya Roro Mendut Traditional Beauty, Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening dan Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening. Buat yang bingung rempah hitam itu apa, rempah hitam itu gabungan herbal berkhasiat seperti rempah-rempah, teh hitam, kopi, rumput laut, dan beras ketan hitam organik. Jadi dinamakan rempah hitam, karena bahan utamanya emang warnanya hitam hehe.
Meski warnanya hitam, rempah hitam itu efektif banget loh fungsinya. Ada beberapa point kegunaan si lulur dan juga masker rempah hitam ini  :
  • Mencerahkan kulit
  • Mengatasi noda bekas jerawat
  • Mengecilkan pori-pori
  • Memperbaiki tekstur kulit
  • Mengencangkan kulit
  • Menutrisi kulit secara optimal
Nah karena manfaatnya banyak dan keliatannya mantap djiwa, saya rasa ini bakal cocok sama kondisi kulit wajah yang akhir-akhir ini sering kena paparan polusi akibat sering naik motor kemana-mana. Secara nyiapin cara nikah selama beberapa waktu terakhir ini sukses bikin saya buluk. Nggak hanya muka, tapi bagian tangan dan muka saya yang lain juga kusem banget, hiks. Jadi kedatangan rangkaian Roro Mendut Beauty ini beneran angin segar banget :”).



Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening dan Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening datang dengan bentuk serbuk yang dikemas rapih. Saya dapatnya 1 box yang isinya masing-masing 3 buah masker dan juga lulur. Packaging Roro Mendut Beauty ini Indonesia banget, dengan unsur coklat plus batik yang kental banget nuansa budaya Jawanya. Sayangnya kemasan lulur dan masker hampir nggak ada beda, jadi harus banget dibaca bener-bener biar nggak ketuker-tuker.
Yang saya suka dari kemasannya Roro Mendut Beauty ini adalah packagingnya double, ada box yang disegel dan plastik yang klip kedap udara gitu. Jadi produknya beneran terlindungi banget, minim resiko tumpah-tumpah. Plastik klipnya juga saya suka banget, jadi bikin produknya yang bubuk tetep rapih dan resik, nggak banyak taburan berantakan setelah pakai.


Kedua poduknya sendiri berbentuk bubuk yang halus banget. Kalau dibuka langsung dari kemasannya nih bakal kelihatan banget beda antara lulur dan maskernya. Untuk lulurnya warnanya agak kecoklatan dan wangi kopinya terasa dan relaxing banget. Apalagi buat kalian yang suka kopi, aroma lulurnya ini enak banget berasa makanan beneran. Saat dilarutkan warna Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening ini jadi lebih coklat gelap dengan scrub kopinya yang halus banget. Jadi saat nanti digosok di muka atau badan nggak bakal keras banget.



Lain sama maskernya nih, Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening punya warna agak keabu-abuan dengan wangi teh hitam yang lebih dominan. Pas dilarutkan bakal makin kelihatan kalau si maskernya ini banyak teh hitamnya. Enath kenapa pas dilarutkan maskernya ini jadi mirip sama volcanic clay mask gitu hasilnya. Apalagi pas dipakai di muka, berasa banget ketariknya ala clay mask. Tapi kalau baca di ingredientsnya emang ada kaolin juga sih, hehe.



Untuk pemakaiannya saya sendiri ngikutin aja sesuai kemasannya, yakni luluran dulu lanjut maskeran. Jadi sebelum luluran pastikan muka udah bersih dari makeup biar nampol efeknya. Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening ini nggak hanya bisa di muka, tap dibadan juga bisa, paket hemat banget kan. Saya juga pakainya suka barengan di muka sama badan kok, biar sekalian, soalnya scrub lulurnya lumayan gentle.

Caranya gampang banget, tinggal di campur air biasa aja udah jadi kok. Tapi kalian bisa berkreasi pakai air mawar, atau mau pakai oil biar kaya di spa-spa juga bisa banget. Buat saya, untuk sekali pakai sekitar 1,5 sdm udah cukup buat muka sama badan, jadi 1 sachetnya bisa 2-3 pakai. Setelah dicampur air dan kecampur rata, baru deh diolesin si lulurnya ke muka sama badan secara merata. Karena Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening itu buat exfoliasi, jadi kita bisa gosok perlahan pakainya. Setelah merasa cukup bersih lalu bilas pakai air.



Untuk Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening nya juga sama cara pakainya. Bedanya kalau lulurnya di gosok, si maskernya kalau udah di olesin tinggal tunggu aja deh 15-20 menit sampai maskernya beneran kering. Setelah kering lalu bilas, bisa air hangat atau air dingin, sesuai selera saja.
Pada saat pemakaian lulur dan maskernya Roro Mendut Rempah Hitam Whitening ini kulit saya alhamdulilah cocok, nggak ada reaksi alergi apa-apa. Butiran lulurnya juga lembut banget dikulit nggak bikin kulit iritasi kok. Efek instant yang saya dapetin dari dua rangkaian Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening dan Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening, kulit terasa halus banget permukaannya dan bersih banget maksimal tanpa bikin kering berlebihan dikulit saya yang normal to oily ini. Jadi enak banget dikulit kok, nyegerin :D.

Untuk efek whitening, nampaknya butuh waktu. Setelah dipakai selama lebih 1 bulan terakhir, hasilnya lumayan kentara di saya secara bertahap. Kulit saya jadi nggak terlalu buluk lagi sekarang, mulai agak cerah dan merata lagi. Saya sendiri pakainya sekitar 1x seminggu aja, soalnya masih sibuk hiks :”(. Tapi saya yakin kalau 2-3x/minggu rasanya bakal lebih optimal lagi kok efeknya.



Untuk harganya, Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening dan Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening bisa diapat dengan harga IDR 140.000 untuk 1 box berisi 3 buah masker dan 3 buah lulur. Lumayan affordable banget kan, karena 1 nya sekitar 35.000 an aja hehe. Kalian juga bisa dapetin maskernya via online maupun offline di tempat yang bakal saya tulis dibawah. Gimana nih, udah tertarik buat coba nggak masker ala-ala tradisi zaman dahulunya Roro Mendut ?

Online :
Official Instagramnya :  Roro Mendut Beauty
Offline store yang sekarang hanya ada di Yogyakarta:
Mirota Batik Malioboro
Toko Oleh-Oleh Yogyakarta

Plus :

+ Butiran lulur dan maskernya halus
+ Rempah alaminya terasa
+ Kemasannya bisa diklip lagi :)
+ Terasa bersih dan kenyal setelahnya
+ Paraben and mineral oil Free


Minus :

- Nope

All right reserved.
Do not copy paste without allowance 
Or any permission from authors.







Friday, July 7, 2017

Liburan Sambil Belajar dan Belanja Berlian Terjangkau di Indo Wisata Permata Bandung

Dalam nuansa masih Idul Fitri, saya mau mengucapkan Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir Batin ya. Mohon maaf kalau saya banyak banget salah-salah kata, dan yang ketemu saya in real life mohon maaf juga kalau tingkah yang nggak mengenakan.



Memang sih masa liburan udah usai buat pekerja, tapi buat yang punya anak kecil, keponakan atau bahkan anak tetangga yang masih sekolah SD sampai SMA sekarang itu masih di masa liburan. Iya kalau di Bandung dan Cimahi, anak sekolah masuknya tanggal 17 Juli looh, jadi mereka masih liburan panjang.

Berhubung saya dan *ehem* calon suami punya adik dan keponakan yang masih kecil, rasanya seneng banget kalau bisa ngajak liburan kemana gitu. Gak mesti yang jauh-jauh luar kota kok, di deket Kota Bandung aja udah amat sangat lebih dari cukup haha. Selain tempat liburan yang asik, pastinya harus ada faedahnya dong. Nggak melulu fun, harus yang bisa elevate knowledge :D.



Salah satu wisata yang mau saya rekomendasikan adalaah Indo Wisata Permata Bandung  yang lokasinya di Dago Atas deket Ciumbuleit. Lah seriusan mau rekomendasi tempat jual permata ke anak-anak? Emang aman gitu?

Iya serius banget,  soalnya tempat permata yang satu ini lebih dari sekedar tempat pameran aja. Ada wisata edukatif nya juga :). Biar nggak penasaran, saya bakal cerita pengalaman serunya saat berada di Indo Wisata Permata atau IWP ini ya.
Sunday, June 11, 2017

Cara Baru Konsumsi Yogurt, Minuman Segudang Manfaat | Heavenly Blush TummYogurt Drink dan Heavenly Blush TummYogurt Bar


Ada yang suka guilty pleasure nggak saat ngemil yang nakenak tapi pas tau kalorinya bisa gangguin diet kamu, malah bikin hopeless karena too much calories ? Saya sih suka banget. Walaupun lagi nggak diet apa-apa, tapi ngemaintain berat badan yang ideal itu tetep butuh effort juga lho. Nggak Cuma buat sendiri, kadang mengingatkan orang tersayang soal maintain berat badan dan tetep diet sehat itu sering saya share buat siapapun. Soalnya kan pengen dong liat orang sekitar tetep sehat, terutama di bulan ramadhan kaya sekarang. Biar tetep sehat buat pada fokus ibadah tapi aktifitas tetep lancar :D.

Salah satu cara maintain nya adalah pintar memilih snack atau camilan yang sehat, bergizi, tinggi serat, tapi worry less karena rendah kalori.  Kriterianya belibet yah, kalau mau ngikutin teori pas kuliah di kampus gizi mah hehe. Tapi kalau di cari, mungkin kok ada makanan yang bisa memenuhi semua kriterianya, yakni Yogurt. Apalagi manfaat yogurt dan olahannya itu nggak main-main, banyak banget. Selain terkenal sebagai produk fermentasi yang bisa melancarkan pencernaan yogurt juga punya segudang manfaat lain. Manfaatnya yogurt, yang lainnya itu :

Friday, June 9, 2017

Beauty Event and Review : Pengalaman Perawatan di Everglam Aesthetic Center Bandung



Beberapa waktu yang lalu, saya dan teman-teman Bandung Beauty Blogger (BBB) diundang untuk datang ke salah satu acara launching ke aesthetic center yang baru banget di buka di Bandung. Kalau yang follow instagram saya @destywids pasti udah tahu dan kepo malah, itu acara apaan hehe. Yuhuu *drumrolls*, Everglam Aesthetic Center :D.




Nah, Everglam Aesthetic Center ini adalah sebuah klinik kecantikan yang baru punya cabang di Bandung loh. Nah di grand openingnya pun, Everglam ini nggak cuman peresmiannya aja, tapi juga memperkenalkan setiap layanan yang ada di Everglam.  Soalnya Everglam Aesthetic Center ini nggak melulu soal kecantikan dan perawatan wajah loh, tapi juga ada perawatan tubuh buat menurunkan berat badan juganya.