Wednesday, October 18, 2017

Biore UV Aqua Rich Watery Essence




Hi, long time no see !

Melindungi wajah dari sengatan matahari adalah hal yang wajib banget buat saya. Apalagi terbiasa dengan metode layering skincare sekaligus, udah bikin saya nyadar tuh pentingnya spf kemana-mana. Jadi pakai sunscreen saat keluar rumah pun sudah jadi kewajiban baru dalam tahapan skincare saya.



Bak gayung bersambut *cielah*, pas sunscreen Zoya saya habis, disaat itu pula lihat Biore UV Aqua Rich ini udah resmi masuk Indonesia. Jujur sih perasaan saya girang banget, soalnya ini kesempatan emas buat nyobain sunscreen yang di jadiin holy grail kebanyakan orang.Tanpa mikir saya langsung beli deh,  mumpung suamik juga ngizinin beli sunscreen karena beneran habis bis bis, hihi.

FYI aja nih, Biore UV itu di Jepang nya sendiri banyak banget variannya. Ada yang Gel, cream, bb cream, dan lain-lain deh. Tapi entah kenapa si watery essence inilah yang paling famous dimari. Mungkin karena Biore UV Aqua Rich Watery Essence pernah dapat penghargaan di COSME Jepang pada tahun 2014.





Brand Biore di Jepang sana termasuk drugstore, jangan heran kalau kemasannya kaya brand drugstore Jepang yang identik dengan plastik tebal yang nempel di cardboard kecil. Karena ini udah resmi, di belakangnya sudah ada deskripsi Bahasa Indonesia. One thing, yang saya demen dari produk Jepang adalah deskripsi produknya yang lengkap banget. Asal budayakan membaca, konsumen itu jadi faham dan teredukasi  beneran soal produknya.

Anyway, yang saya foto disini itu kemasan barunya Biore UV Aqua Rich yang keluaran sekarang. So yeah, kalau masih liat keluaran lama, selama itu resmi Biore sini nampaknya sama saja. Tapi kemarin lihat di Youtube, Biore ganti kemasan itu katanya reformulated. Berhubung nggak tahu apa bedanya plis jangan tanya saya yaah hehe *peace*.



Satu tube ini isinya 50 ml, jadi lumayan banyak kalau buat dipakai bagian muka aja. Idealnya pakai sunscreen itu bisa satu sendok teh untuk per bagian tubuh.  Cuma ya saya nggak bisa pakai sebanyak itu sih kalau buat satu bagian tubuh, 1 sendok teh itu rasanya bisa buat muka dan telapak tangan :D.



Cara pemakaiannya bisa bervariasi sih setiap orang, ada yang sebelum pelembab ataupun sesudahnya. Saya sendiri pakainya setelah pelembab dan sebelum bedak tabur kalau buat daily. Biore uV Aqua Rich Watery Essence ini juga bisa dipakai as base makeup juga gantinya primer.

Sejak pertama pemakaian, kesan saya sama Biore UV Aqua Rich ini nyaman dan mendinginkan kulit. Nyaman, soalnya hampir selembut air, cepat menyerap, wanginya seger tapi nggak segak / strong. Wanginya lemon banget seger! Karena cepat menyerap, sunscreen ini nggak meninggalkan rasa lengket/sticky.

Finish nya pun satin finish, nggak berat sama sekali. Walaupun ini ada kandungan alkoholnya, tapi kulit saya masih toleran banget. Dipakai setiap hari dari agustus sampai detik ini pun, kulit saya kalem-kalem aja. Biasanya kalau nggak kuat ingredient tertentu kulit saya langsung gatal dan memerah, dan Biore ini nggak ada reaksi negatif sama sekali.



Whitecast, nggak nih?

Hampir nggak, surprisingly! Biore UV Aqua Rich ini nggak visible kok whitecastnya, mengingat ini spf dan PA nya pun nggak kecil sama sekali. Tapi kalau waswas takut whitecast pas foto pakai flash, silahkan coba test sendiri ya.



Ketahanan untuk sunscreen ini saya nggak bisa tentuin, soalnya gak pernah reapply sunscreen :”(. Tapi ketahanannya sepertinya lama. Dua bulan lalu saya tinggal dan kerja lapangan di Kota Cirebon yang notabene panas banget, muka saya nggak belang-belang banget. Belang pun dikit kok, hampir nggak kentara. Padahal ya itu tadi saya nggak pernah reapply sunscreen, jadi simpulannya ya ini bener-bener tahan lama banget.

Untuk oil controlnya, sekitar 7 jam-an di outdoor, muka saya nggak terlalu minyakan banget pas pakai biore. Saat ditimpa concealer atau full makeup pun, hasilnya tetep smooth dan malah jadi lebih memudahkan apply makeup setelahnya.



Hal yang perlu di notice banget dari sunscreen ini adalah alkoholnya ya. Karena nggak semua kulit bisa cocok dengan alkohol. Kulit saya pun termasuk yang lumayan sensi sama alkohol, tapi pakai ini cocok banget malah. Mungkin karena kadar alkohol di produknya masih dalam batas toleransi kulit aku jadi tetep oke-oke aja.

Butuh double cleansing atau nggak setelah pakai ini ?

Kalau aku pribadi, bilang ini butuh ya, soalnya kan aku tiap hari pasti concealer-an dan pakai loose powder hehe. Jadi pasti double cleansing mau nggak mau juga hehe.

Saya sendiri karena cukup irit dan efiesien banget pakai sunscreen Biore UV ini, udah 3 bulan tubenya baru sisa setengahnya aja loh haha. Kenapa ngirit soalnya aku merasa harga buat sunscreen ini nggak murah-murah amat, haha. Oke, buat yang mau tahu beli Biore UV Aqua Rich dimana, saya sendirinya beli di e-commerce yang ada di Indonesia kok. Belinya (bukan promosi ya, beneran beli sendiri) di JD.ID. Tapi selain itu kadang ada juga di Lazada, dll juga loh. Kalau offlinenya bisa di cek di Guardian atau Watson yang di kota masing-masing aja ya.


Semoga bermanfaat ya reviewnya kali ini, dan bisa bikin kalian penasaran juga buat nyobain Biore UV Aqua Rich Watery Essence juga. Soalnya nggak mau punya sunspot dimana-mana kan ? hehe.

Plus :

+ No whitecast and no sticky feeling 
+ No breakouts, dan cocok 
+ Lightweight dan lembab banget
+  Longwearing and (maybe) waterproof


Minus :

- Kadang susah di dapat di pasaran 
- Contains alcohol, so hati-hati ya

All right reserved.
Do not copy paste without allowance 
Or any permission from authors.



Sunday, September 17, 2017

Beauty Report : Seru Berzumba di Launching Zoya Cosmetics Eau De Toilette

Perempuan dari jaman dulu sampai jaman sekarang atau bahasa gaulnya jaman now, pasti deh perhatian sama yang namanya wewangian. Wewangian/parfum sudah jadi kebutuhan yang primer banget dan nggak bisa nggak punya. Temen saya yang anti makeup pun, masih amat sangat care loh buat urusan wewangian. Pasti aja ada satu parfum andelan yang dipakai buat dipakai sehari-hari selain pakai body cologne.



Karena essensial itulah, sekarang udah mulai tuh brand lokal yang aware sama parfum. Salah satunya adalah Zoya Cosmetics. Udah pada tahu kan brand kosmetik muslimah, nggak asing lagi kan dengernya hehe. Kalau suka melipir blog saya, pasti udah ngeh banget brand ini udah beberapa kali saya review produknya.


Kembali ke masalah parfum dan wewangian ya. Nggak mau ketinggalan, Zoya Cosmetics juga sekarang mengeluarkan line Eau de Toilette loh. Satu kata dari saya sih, GERCEP (Gerak Cepat), soalnya masih dikit banget brand makeup/ cosmetic  lokal bikin line EDT (Eau de Toilette, singkatan). 




Beruntungnya saya beserta teman-teman dari @BandungBeautyBlogger dan Hijabers Community nih dapat invitation khusus buat datang di acara launchingnya EDT Zoya Cosmetics loh. Acaranya sendiri itu pas tanggal 10 September 2017 di Four Points by Sheraton Bandung, daerah Dago. Tema acaranya pun fun dan asyik sih, sporty gitu dan ada zumba nya :D. Mengingat saya mulai agak gendutan, zumba itu kaya stress relief banget jadinya hihi.

Rangkaian acaranya pun asyik kok, seharian itu. Begitu datangpun para blogger dan komunitas Hijabers Community yang di undang pun di suguhin dengan interior yang gemes, sweet dan juga nuansanya pastel. Sebelum acara pun, saya dan peserta lain bisa puas moto-motoin EDT Zoya loh di dalem aula nya.



Acara pun dimulai jam 9an, dengan dibuka MC dan juga perwakilan PR Zoya Cosmetics. Disitu PR Zoya Cosmetics (maaf saya lupa banget namanya :”), ngejelasin banget konsep detail brand Zoya Cosmetics dan juga konsep si EDT yang di launching hari itu.

Konsepnya EDT Zoya Cosmetics sendiri itu Eau de Toilette yang wanginya segar, playful, youthful, dan elegant yang bisa ditujukan buat remaja sampai dewasa muda. Tapi siapapun bisa kok pakai EDT Zoya Cosmetics, karena EDT yang ditawarkan sendiri wanginya tetep wearable dan universal dipakai semua usia.

Dari 3 EDT yang diluncurkn nih, Zoya Cosmetics punya 3 varian wangi EDT yang beda-beda :



Blossom itu wanginya cherry blossom atau sakura gitu. Wanginya mirip sama salah satu brand luar gitu, setipe. Jadi kalau mau cari dupe nya, EDT Zoya Cosmetics varian Blossom ini bisa jadi pilihan pas.



Kalau yang Marigold ini wanginya Jasmine yang enak banget. Ngingetin banget pas saya jadi manten :”), habis wanginya real banget kaya lagi di sanggulin melati.

Yang terakhir yang Cotton, ini wanginya saya langsung jatuh cinta buat pertama kalinya. Wangi cotton sheets ala-ala di luar negeri  gitu. Wanginya mirip lilin varian soft cotton. Enak banget, dan pas di saya soalnya nggak bakalan segak tapi tetep nyaman dipakai kapan aja.

Sayangnya varian cotton ini nggak ada pas event soalnya sold out, dan harus preorder. Beruntungnya salah satu blogger bandung ada kebagian yang cotton, jadi bisa cicip deh produknya :D. Harga per 1 botol EDT Zoya Cosmetics ini affordable banget, hanya IDR 99.000 aja buat 50ml.

Murah banget, mengingat EDT gitu biasanya diatas IDR 100, loh. Belum lagi ini tuh botolnya juga bagus dari kaca dan niat banget packagingnya. Nggak bakalan rugi kok kalau beli. Saya aja udah niat banget mau beli yang varian Cotton hihi.

Mau pilih yang mana, hayoo ? Silahkan ditentukan sendiri yaa ;). Kalau dari sudut pandang saya sih ketiganya ini mewakili banget 3 karakter yang berbeda. Saya pribadi jatuh cinta banget sama varian yang bungkusnya biru, soalnya wanginya mengingatkan lilin dengan aroma cotton sheets yang calm dan comfortable.



Selain acara perkenalan produk nih, sesi selanjutnya adalah Zumba Class. Buat ngebuktiin ini EDTnya tahan apa nggak nih, saya sendiri nyemprotin di beberapa titik di badan nih. Soalnya pengen ngebuktiin langsung keawetannya terutama pas dipakai di aktifitas yang padet, contohnya olahraga.
Acara Zumba nya pun seru banget, dan karena isinya mayoritas perempuan, jadinya heboh, hehe. walhasil karena heboh, saya keringetan banget-banget yang levelnya jibrug (bs sunda: basah kuyup). Dan pas selesai zumbanya pun, saya masih amat sangat notice kalau edt ini wanginya nggak hilang sama sekali dong, tetep awet tanpa perlu diendus-endus.  Jawara banget kan ya, nggak kalah sama brand luar.



Setelah zumba, para blogger pun ada sesi talkshow singkat dari Selebgram Bandung @nisachoir dan adiknya . Setelahnya langsung diadakan lomba foto flatlay EDTnya Zoya yang baru. Seru banget dan deg-degan sih, soalnya waktunya nggak banyak, dan demi totalitas hasil foto gorden dan jendela pun sampai dibuka loh XD.



Setelah beres lomba, tiba deh di sesi rahasia nyobain produk barunya Zoya Cosmetics. Produknya ini masih rahasia ya, jadi rajin-rajinlah kalian melipir ke blog ini aja ya buat tahu apa produk selanjutnya. Setelah cicip-cicip tiba deh di ujung acara, yakni pengumuman pemenang foto flatlay. Seinget saya yang menang itu Indah (@Suliantiindah), Riri (@riesasetiawan) dan juga Chika (@chikaliu). So yeah, congrats yang buat yang menang ^^.

Nggak lupa di akhir acara, ada goodie bag dari Zoya Cosmetics loh. Isinya sendiri ada sponge muka, lipstick, dan juga beberapa voucher belanja di website Zoya Cosmetics dan pas acara berlangsung loh. Karena nggak mikir panjang lagi, seperti biasa aku belanjain deh vouchernya, haha. Yang voucher websitenya masih utuh mau dikeep buat beli EDT nya biru hihi.




Okay segitu, aja ya event reportnya launching EDT Zoya Cosmetics di Bandung kemarin. Pesan moralnya adalah jangan lupa nyobain EDT Zoya Cosmetics. Soalnya 3 EDT nya beneran recommended banget. Apalagi ini keluaran brand lokal, rasanya nemu barang bagus tapi nggak dicoba itu sayang banget. Kalau pendapat saya sih gitu, kalau kalian gimana mau beli EDT nya Zoya Cosmetics juga ngga nih ? :D

Zoya Cosmetics 

Facebook : Zoya Cosmetics
Twitter : @zoyacosmetics
Instagram : Zoya Cosmetics
Website : www. zoyacosmetics.com 

All right reserved.
Do not copy paste without allowance 
Or any permission from authors.

Sunday, August 27, 2017

5 Cara Smart Shopping Belanja Seserahan



Persiapan nikah itu nggak jauh-jauh dari seserahan. Seserahan yang suka dianggap nomor sekian, tapi ujung-ujugnya bisa bikin ruwet dan nggak jarang jadi bahan beranteman sama pasangan. Beruntungnya saya nggak berantem kok gegara seserahan, soalnya suami saya waktu itu ngasih budgetnya langsung ke saya dan minta terima beres aja tanpa ada item yang kelewat.

Jadilah saya sendiri yang udar-ider (bahasa sunda : jalan-jalan) kesana sini buat ngumpulin item seserahan secara rinci. Dan dari situ saya ngeh, kalau proses belanja seserahan itu nggak segampang belanja biasa. Perlu sedikit effort, soalnya saya orangnya nggak mau rugi, alias berusaha smart shopping banget.

Untungnya masa-masa tersebut bisa terlewati dengan sukses nih manteman. Walaupun penuh perjuangan, tapi akhirnya mah badai pasti berlalu dan pelaminan sudah dituju *asyique* XD. Karena sekarang udah halal nih ya,saya mau bagi tips juga ya disini. Siapa tahu ada yang pengen tahu trick smart shopping beli seserahan ala-ala saya, hehe. Jadi saya share disini aja ya tips nya ;). 

Tuesday, August 22, 2017

Sahabat Terbaik Saat Red Days | Review : Betadine Feminine Hygiene

Buat semua perempuan di belahan dunia manapun rasa-rasanya hari-hari saat menstruasi itu rasanya uncomfortable kalau mau ngapa-ngapain, tul gak seh? Kalau saya pribadi selain harus fight sama anemia, kram perut, dan moodswing, kadang-kadang saya juga harus menghadapi masalah di bagian intim juga loh. Saking hecticnya masalah saat menstruasi, terkadang banyak yang bilang saat haid itu adalah Red Days. Red Days, karena biasanya perempuan ada di fase nggak nyaman dan terkadang juga sensian kalau diusik dan dibikin baper, *nah loh*.



Gimana nggak jadi masalah, kadang sebagai freelancer lapangan itu nggak selalu diuntungkan loh buat urusan kebersihan, apalagi soal kamar mandi.  Jujur banget, diluar itu nggak senyaman dan se-secure rumah sendiri :”(. Gak jarang tuh saat period atau nggak, kadang daerah kewanitaan juga jadi rentan cobaan. Mulai dari gatel sampai keputihan yang gak normal juga bisa kena, ngeri banget >.<.



Maka dari itu, saya jadi makin hati-hati banget kalau lagi diluar rumah buat hygiene area kewanitaan. Selain memilih tempat yang bersih dan aman, saya juga berusaha memilih pembersih kewanitaan yang aman. Jadi sekarang saya suka pakai Betadine Feminine Hygiene. Ini lumayan membantu banget di saya buat mencegah hal-hal yang ganggu dan gak diinginkan di area miss v saya :”).

Kenapa pilih Betadine Feminine Hygiene Ndes?

Soalnya pakai air dan sabun mandi itu nggak cukup manteman, tetep butuh yang namanya antispetik khusus kewanitaan. Walaupun nggak tiap hari pakai pembersih atau sabun kewanitaan, tapi saat red days hadir si Betadine Feminine Hygiene ini bisa membantu mengurangi resiko terkena infeksi di area kewanitaan. Selain itu juga saya bisa merasa area kewanitaan jadi lebih bersih, nyaman saat red days.



Yang bikin si Betadine Feminine Hygiene jadi lebih special adalah kandungan Povidone Iodine 10% yang terbukti secara efektif membunuh kuman (bakteri, jamur, dan virus) penyebab keputihan, gatal, iritasi, dan bau tak sedap. Selain itu juga dengan pH 4, betadine feminine hygiene ini nggak bakal membunuh bakteri baik di area kewanitaan.  Jadi bikin tenangkan shaay saat red days melanda, hehe. Apalagi kaya saya yang harus banget keluar rumah saat menstruasi dan butuh hygiene yang cukup.

Nggak saat mentruasi atau red days saja loh, saya juga kadang-kadang suka tetep pakai Betadine Feminime Hygiene. Terutama saat travelling, berenang, berolahraga, pakai baju yang ketat, dan juga saat saya ngerasa nggak terlalu nyaman ke wc diluar rumah. Soalnya saya nggak mau banget, udah have fun main kemana-mana tapi pas pulang malah kena infeksi, keputihan, kan naudzubillah amit-amitnya jangan. Jadi pencegahan dengan Betadine Hygiene feminine juga penting banget dan ngaruh disaya.



Untuk pemakaiannya sendiri saya ikutin aturan dikemasannya, 2x sehari saat mandi pas menstruasi. Takarannya juga gak perlu ribet, cukup 1 tutup botol Betadine Feminine Hygiene dilarutkan ke dalam 1 L air. Lalu dibasuh deh ke bagian kewanitaan dengan arah depan dan belakang sambil ditunggu 60 detik, lalu bilas. Kalau saat nggak menstruasi, saya pakainya pas udah dirumah aja bisa 1-2x sehari, dan itupun nggak tiap hari yaa, saat butuh aja kok :D. Soalnya biar flora normal di area kewanitaannya tetep ada dan nggak keganggu ekosistemnya.

Tentunya si Betadine Feminine Hygiene ini nggak mengandung bahan pemutih, pewangi, dan juga paraben. Jadi saat dipakai sering-sering pun nggak masalah dan aman. Selama pakai Betadine Feminine Hygiene, rasanya saya jadi jauh lebih nyaman saat menghadapi red days setiap bulan. Nggak pas red days aja loh, si betadine feminine hygiene ini jadi life saver banget buat saya disaat nggak enak soal sanitasi kamar mandi. Jadi nggak kuatir lagi soal jaga kesehatan bagian kewanitaan.  Kalau area kewanitaan tetep sehat dan nyaman hidup makin produktif bukan?


Yang paling saya suka dari si Betadine Feminine Hygiene ini adalah ukurannya yang travel friendly. Dengan ukuran 60 ml, rasanya gampang banget buat dibawa kemana-mana. Juga mudah dicari karena tersedia di Alfamart dan Indomart. Gimana, udah mau pake Betadine Feminine Hygiene nggak nih saat Red Days kamu hadir? 


All right reserved.
Do not copy paste without allowance 
Or any permission from authors.





Monday, August 21, 2017

Bebenah Preloved Jadi Mudah Hanya di Carousell Apps!


Bebenah barang yang nggak terpakai itu rasanya jadi list urgensi saya saat ini. Soalnya saya terutama suami nih, udah gemes parah pengen banget liat barang yang numpuk musnah dari rumah. Belum lagi karena tahu dikit soal cara bebenah yang syar’i pakai teori konmari, rasanya kan nggak enak kalau barang yang nggak terpakai main langsung buang aja. Nah daripada main buang gitu aja, mending di jual lagi, a.k.a preloved.  

Kenapa milih preloved des? Mau cari untung yah ? Kenapa nggak dikasih ke orang terdekat aja gitu barangnya ?

Kalau ditanya kaya gitu, jawabannya justru nggak cari untung sama sekali.  Selain itu juga bukan nggak mau dikasih ke orang terdekat, karena yang di preloved kan juga justru yang memang nggak bakal dipakai sama saudara ataupun teman. Jadi niatannya saya buat preloved ini bukan semata-mata ngejar keuntungan duniawi belaka kok.

Rencananya hasil penjualannya (tanpa maksud pamer/riya) akan ada yang sumbangkan ke yang membutuhkan. So yeah, kalau nanti pas ngintip harganya affordable ya jangan kaget yaa, soalnya pengen cepet sold out barangnya. Jadi anggap saja bebenah sambil niat beramal kecil-kecilan.
Karena udah ada niatan gitu, sekarang saya juga harus mulai memilah juga mau jual barang prelovednya di platform apa. Karena agak ribet kalau preloved pakai akun socmed pribadi, tul gak sih?  Jadi mulailah deh saya nyari platform yang pas yang bikin seller sama buyer sama-sama nyaman. Pilihan saya jatuh ke Carousell Apps.


Carousell adalah sebuah marketplace khusus tempat jual beli barang preloved dengan mudah dan aman. Carousell ini juga tersedia untuk IOS dan Android, jadi bikin setiap orang gampang buat akses. Selain itu yang bikin Carousell user friendly adalah, appsnya sendiri ada pilihan kategorinya.  Jadi gampang dan nggak bikin ribet kan buat search, hehe.

Untuk membuat akun Carousell ini gampang banget kok. Kalian bisa download di Applestore untuk IOS dan juga Playstore untuk Android. Berhubung saya pemakai Android dan suami IOS rasanya saya tinggal maksa suami juga buat donlot carousell hihi. Bisa dilihatkan kalau tampilan di IOS dan Android juga nggak jauh beda, step by stepnya juga sama aja kok. Sama-sama gampang, gratis pula apps nya nggak pakai pulsa :D.



Untuk upload barangnya pun sebagai seller, saya nggak mengalami kesulitan sama sekali. Tinggal jepret langsung dari hp pun jadi :D. Setelah itu kita juga bisa kasih deskripsi barang yang dijual dengan detail loh. Jadi buat yang mau belanja kalian bisa ngecek gimana kondisi barangnya tanpa takut berasa beli dalam karung.

Setelah beres, jangan lupa juga tag mau masuk kategori apa. Kategori ini bisa memudahkan barang yang mau dijual jadi cepet lakunya. Ini nih unggulannya Carousell, nggak perlu tuh banyak-banyak hashtag kaya jualan di medsos.


Kalau sudah ada akunnya kalian bisa melipir nih ke kategori yang mau kalian cari. Berhubung barang yang mau saya jual bukan beauty aja, tapi ada beberapa novel yang sudah saya baca dan kondisinya juga masih bagus loh. Kalian cukup search aja di kategori Health and Beauty dan juga Books and Stationary yang bisa langsung kalian klik yaa.  Buat yang mau follow akun Carousell saya tinggal melipir aja ya ke www.carousell.com/destywidy.




FYI aja nih ya, kondisi barang yang aku jual ini kondisinya insha allah masih bagus, layak pakai dan original bukan merk palsu abal-abal yaa. Selain itu ada beberapa barang yang kondisinya masih baru dan belum terpakai loh. Aku juga bakal kasih keterangan detail buat setiap produknya, jadi jangan kuatir ya. So jangan lupa mampir ke Carousell Apps dan cari akun saya yaa, sambil bantuin laku biar bisa beramal :D. Tertarik buat beli apa jual barang juga nih di Carousell nya? ;). 

All right reserved.
Do not copy paste without allowance 
Or any permission from authors.






Friday, August 11, 2017

Review : Purbasari Hi Matte Lipcream Hydra Series All Shades



Sepertinya nggak perlu cerita apa-apa lagi deh kalau udah ngomomgin gincu yang satu ini. Purbasari Hydra Matte Lipceram itu rasanya udah hits duluan dimana-mana. Semua orang ngomongin, punya, dan semua  tergila-gila pengen coba ini.  Termasuk saya yang seandainya nggak dikasih tahu sahabat saya, Philia, mana ada bisa review purbasari hari ini :”). Segitunya  baper pengen punya lipcream purbasari, karena perjuangan dapetnya itu selalu senggol sana sini.


Purbasari Hi Matte Lipcream Hydra Series ini seinget saya udah di gembor-gembor sama Purbasarinya dari 2016 akhir. Tapi akhirnya di launchingnya tahun 2017 ini deh. Apalagi pas di launching juga ada video dari kakak Suhay Salim, makin banyak yang keracunan termasuk saya. Worth the hype atau nggaknya, terus aja pantengin sampe beres ya tulisannya.


Buat ukuran local brand yang bukan indie, packaging lipcream Purbasari ini bagus. Kalau dilihat dari jauh kelihatan waah dan sleek banget. Tapi pas dipegang ya terasa kalau ini memang dari plastik. To be honest, plat goldnya sama kaya versi lipstick batangannya, dan bentuk kotaknya ngingetin saya sama Milani.  Meski demikian, saya appreciate kok sama Purbasari, setidaknya dengan harga terjangkau bisa juga brand lokal punya lipcream yang murah tapi waah.

Tuesday, August 1, 2017

Event Report Roadshow Serempak 2017 | Kreatif Bersama Serempak : Literasi Digital Generasi Milenial



Berkembangnya dunia internet dan hal yang berkaitan dengan segala rupanya, ternyata ada ilmunya yang harus bisa dikuasai setiap orang, idealnya. Arus internet dan digitalisasi yang deras ini mau nggak mau, menuntut setiap individu untuk melek literasi digital. Termasuk saya, karena saya juga termasuk pengguna internet dan sosial media yang cukup aktif. apalagi milenials, yang mana digitalisasi itu sudah nempel banget sejak mereka masih kanak-kanak.



Beruntung, tanggal 20 Juli 2017, saya bersama KEB (Kumpulan Emak Blogger) Bandung bisa hadir di acara Roadshow Serempak 2017 di Aula Mesjid Mujahidin Bandung. Selain dari Serempak ID, acara roadshow nya ini juga dihadiri dari Kementerian PPPA, Kementrian KOMINFO, dan juga IWITA. Keren banget, kalau bahasa kekiniannya, mantap soul banget pengisi acaranya.

Oiya, fyi buat yang belum tahu Serempak ID itu apa, saya screenshoot nih profil di websitenya.

sumber : website Serempak ID


Kalau mau kepo lebih jauh main-main aja ke websitenya ya di http://www.serempak.id . Berikut beberapa poin rangkuman saat acaranya yang bisa saya share.per sesi pembicara ya, biar gampang hehe.

1. Sesi Pertama dari Kementerian Kominfo



Untuk mencapai literasi digital yang baik tentunya kita semua butuh yang paling mendasar dulu, yakni internet. Mudahnya akses internet di jaman sekarang rupanya masih belum merata di seluruh bagian Indonesia, loh. Kalau di daerah terpencil, akses internet masih terbatas dan nggak senyaman kita yang tinggal di kota besar. Terutama untuk wilayah Indonesia Timur.

Namun ada harapan positif juga loh untuk pengembangan internet di semua wilayah Indonesia. Ibu Yulis Widia M dari Kemen Kominfo memaparkan kalau pemerintah saat ini sedang membangun infrastruktur berupa satelit Palapa Ring dengan target 118 wialayah seluruh Indonesia. Jadi ditahun 2019 kelak, akses internet akan semakin merata dimana-mana. Semoga terlaksana dan berjalan lancar ya untuk Palapa Ring nya.

2. Sesi Kedua dari Indari Mastuti



To be honest, sesi ini suasana di ruangan mulai warming up banget. Soalnya pematerinya ini keren, penggerak banyak campaign dan gerakan di sosial media. Indira Mastuti ini menggerakan banyak program loh di sosial media, dari komunitas  Ibu-Ibu Doyan Bisnis (IIDB) sampai yang paling happening yakni gerakan anti bullying. Lebih detailnya, bisa cek aja ke facebooknya Ibu Indari Mastuti.  Keren kan yaa, buat saya Ibu Indari Mastuti ini goals banget laah.

Materi yang disampaikan di Roadshow ini juga nggak jauh-jauh kaitannya sama perempuan, anak-anak dan juga sosial media. Disini Ibu Indari Mastuti, menekankan banget supaya perempuan itu bener-bener melek literasi digital. Perempuan itu bisa punya peran lebih di dunia digital, dan bisa lebih influence untuk menyebarkan hal-hal positif ketimbang mengerjakan hal yang nggak bermanfaat di sosial media.

Percaya atau tidak, gerakan yang di gagas Ibu Indari ini semua lewat media sosial. Lewat media sosial lah, gerakan atau campaign yang di gagasnya makin besar dan efektif. Sekolah Gratis Indonesia misalnya, salah satu keberhasilan Ibu Indari dkk loh dengan memanfaatkan sosial media. Belum lagi gerakan lainnya, aah, jujur makin kagum saya sama ibu yang satu ini.

Di akhir sesi ini, tidak lupa Ibu Indari juga berbagi tips yang bermanfaat banget buat perempuan dan juga siapa saja deh. Ini dia point-point nya :
  • Saat emosi, usahakan jauhi yang namanya sosial media. Karena rawan banget dipakai buat update status yang negatif. 
  • Focusing share positivity. Penting banget menyebarkan hal positif, selain berpahala tentunya lebih ada manfaat juga loh minimal buat diri sendiri. 
  • Jangan pamer. Entah pamer kesedihan apalagi kebahagiaan. Mending bikin konten berfaedah
  • Pilih teman atau inner circle yang positif
  • Hindari membuat konten yang subjektifitas, apalagi hoax. Usahakan research dulu terhadap konten yang bakal dibuat.
  • Bermimpilah besar untuk mencapai hal-hal yang besar 
  • Jangan lupa buat list goals apa yang ingin dicipai dan jangan malu untuk menambah teman dan networking
Dari materi Ibu Indari ini saya jadi termotivasi untuk membuat konten yang baik, entah untuk blog maupun buat sosial media. Share good vibes and positivity banget laah. 

3. Sesi Ketiga dari Dosen FIKOM UNISBA, Andalusia Neneng Permatasari


Ini sesi kuliah umum soal digital literasi buat saya, hehe. Soalnya penyampaiannya enak banget, saya refleks banget ngangguk sambil nyatet. Berasa kaya mahasiswa banget :D, oke fokus ke materi yaa. Ibu Andalusia ini ngejelasin banget literasi digital secara rinci, mulai dari definis sampai aplikasinya.

Literasi digital itu adalah suatu kemampuan dalam digital secara komprehensif. Jadi kita nggak cuma pandai menggunakan sebagai user aja, tapi dituntut faham, bisa mengerjakan. Literasi digital pun bisa menjadi passion yang bisa melekat dengan seseorang.

Ibu Andalusia ini juga menekankan pentingnya berkolaborasi lintas bidang dalam meraih digital literasi. Karena passion yang besar juga perlu didukung hal lain yang menunjang terciptanya literasi digital yang baik. Contohnya kerjasama antara tenaga kesehatan dengan programmer dan juga visual grafis untuk membuat program kesehatan yang efektif dan tepat sasaran.  Berkat nasihat Ibu Andalusia ini, saya jadi kepikiran pengen collab apa gitu sama suami yang basisnya IT, hihi *curcol*.



Sambil menunggu kedatangan bintang tamu istimewa, di sesi ini juga ada sesi tanya jawab dengan semua pembicaranya dan ada penampilan tari merak. Nggak lupa ada jingle KemenPPPA juga loh, kalau mau tahu kepoin deh website serempak id nya ya ;).

4. Sesi Keempat dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Prof. DR. Yohana Susana Yembise



Ini puncaknya acara, kedatangan Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Prof. DR. Yohana Susana Yembise . Kalau di posternya siapa yang sangka kan kalau Ibu Menteri PPPA ini bisa hadir ke roadshow di Bandung. Sesi ini juga nggak kalah inspiratif dibanding sesi sebelumnya, soalnya di sesi ini para peserta juga jadi tahu banyak banget loh soal Ibu Menteri PPPA ini seperti apa sosoknya.

Ibu Yohana ini beneran luar biasa banget, memulai perjuangannya di bidang pendidikan dari nol sampai bisa sesukses sekarang. Kerja kerasnya juga luar biasa banget untuk sampai ke posisinya sekarang. Karena beliau dari akademisi, literasi digital juga bukan hal asing lagi dimata beliau.

Beliau ini menekankan banget pentingnya literasi digital yang positif untuk kehidupan sehari-hari. Mulai dari mencari artikel ilmiah yang kredibel sampai sosial media. Apalagi perempuan, digitalisasi ini harus bisa dikuasai jangan kalah dengan kaum adam loh, kata ibunya. Literasi digital juga bisa jadi sarana untuk menyuarakan aspirasi hak perempuan dan anak.

Akhir acara nggak lupa ada acara foto-foto bareng  Ibu Menteri dan pembicara sebelumnya. Selain itu saya juga aktif ngobrol sama teman-teman KEB Bandung. Seneng banget memang kalau ada event sama blogger gini, selain nambah ilmu bisa ketemu blogger lain itu bikin hidup makin positif.



Segitu aja ya event reportnya dari acara Roadshow Serempak ID di Bandung. Sejujurnya ini tulisannya lumayan serius banget buat saya, karena biasanya saya sering ngebanyol hehe. Anyway, semoga bermanfaat ya info yang saya share kali ini. Always share positivity yaa :).

All right reserved.
Do not copy paste without allowance 
Or any permission from authors.

Review : Roro Mendut Beauty Lulur dan Masker Rempah Hitam Whitening



Kekayaan Indonesia nggak ada habisnya, salah satunya dibidang kosmetik dan perawatan tubuh. Lulur dan masker dari Indonesia itu nggak cuma dari jejamuan aja loh. Pernah denger lulur dan masker dari bahan rempah hitam nggak manteman ? Kalau baru denger, toss dulu bareng saya, *toss. Saya pun baru tahu rempah hitam bisa dipakai buat lulur dan masker itu karena kenalan sama Roro Mendut Traditional Beauty. Kenalannya baik-baik banget, soalnya saya dikasih kesempatan buat cobain produknya secara langsung :D.



Roro Mendut Traditional Beauty ini adalah salah satu brand indie asli Indonesia yang memproduksi masker dan lulur dengan menggunakan bahan alami. Seperti namanya, produknya terinspirasi dari simbol wanita jawa zaman kesultanan mataram berjaya. Roro Mendut itu di era nya terkenal cantik, dan perawatannya menggunakan bahan alami yang racikannya legendaris. Saking legendarisnya, perawatan ala zaman dahulu itu masih terus dilestarikan sampai sekarang.



Produk yang saya dapet itu ada 2 macam, which is yang best seller nya Roro Mendut Traditional Beauty, Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening dan Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening. Buat yang bingung rempah hitam itu apa, rempah hitam itu gabungan herbal berkhasiat seperti rempah-rempah, teh hitam, kopi, rumput laut, dan beras ketan hitam organik. Jadi dinamakan rempah hitam, karena bahan utamanya emang warnanya hitam hehe.
Meski warnanya hitam, rempah hitam itu efektif banget loh fungsinya. Ada beberapa point kegunaan si lulur dan juga masker rempah hitam ini  :
  • Mencerahkan kulit
  • Mengatasi noda bekas jerawat
  • Mengecilkan pori-pori
  • Memperbaiki tekstur kulit
  • Mengencangkan kulit
  • Menutrisi kulit secara optimal
Nah karena manfaatnya banyak dan keliatannya mantap djiwa, saya rasa ini bakal cocok sama kondisi kulit wajah yang akhir-akhir ini sering kena paparan polusi akibat sering naik motor kemana-mana. Secara nyiapin cara nikah selama beberapa waktu terakhir ini sukses bikin saya buluk. Nggak hanya muka, tapi bagian tangan dan muka saya yang lain juga kusem banget, hiks. Jadi kedatangan rangkaian Roro Mendut Beauty ini beneran angin segar banget :”).



Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening dan Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening datang dengan bentuk serbuk yang dikemas rapih. Saya dapatnya 1 box yang isinya masing-masing 3 buah masker dan juga lulur. Packaging Roro Mendut Beauty ini Indonesia banget, dengan unsur coklat plus batik yang kental banget nuansa budaya Jawanya. Sayangnya kemasan lulur dan masker hampir nggak ada beda, jadi harus banget dibaca bener-bener biar nggak ketuker-tuker.
Yang saya suka dari kemasannya Roro Mendut Beauty ini adalah packagingnya double, ada box yang disegel dan plastik yang klip kedap udara gitu. Jadi produknya beneran terlindungi banget, minim resiko tumpah-tumpah. Plastik klipnya juga saya suka banget, jadi bikin produknya yang bubuk tetep rapih dan resik, nggak banyak taburan berantakan setelah pakai.


Kedua poduknya sendiri berbentuk bubuk yang halus banget. Kalau dibuka langsung dari kemasannya nih bakal kelihatan banget beda antara lulur dan maskernya. Untuk lulurnya warnanya agak kecoklatan dan wangi kopinya terasa dan relaxing banget. Apalagi buat kalian yang suka kopi, aroma lulurnya ini enak banget berasa makanan beneran. Saat dilarutkan warna Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening ini jadi lebih coklat gelap dengan scrub kopinya yang halus banget. Jadi saat nanti digosok di muka atau badan nggak bakal keras banget.



Lain sama maskernya nih, Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening punya warna agak keabu-abuan dengan wangi teh hitam yang lebih dominan. Pas dilarutkan bakal makin kelihatan kalau si maskernya ini banyak teh hitamnya. Enath kenapa pas dilarutkan maskernya ini jadi mirip sama volcanic clay mask gitu hasilnya. Apalagi pas dipakai di muka, berasa banget ketariknya ala clay mask. Tapi kalau baca di ingredientsnya emang ada kaolin juga sih, hehe.



Untuk pemakaiannya saya sendiri ngikutin aja sesuai kemasannya, yakni luluran dulu lanjut maskeran. Jadi sebelum luluran pastikan muka udah bersih dari makeup biar nampol efeknya. Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening ini nggak hanya bisa di muka, tap dibadan juga bisa, paket hemat banget kan. Saya juga pakainya suka barengan di muka sama badan kok, biar sekalian, soalnya scrub lulurnya lumayan gentle.

Caranya gampang banget, tinggal di campur air biasa aja udah jadi kok. Tapi kalian bisa berkreasi pakai air mawar, atau mau pakai oil biar kaya di spa-spa juga bisa banget. Buat saya, untuk sekali pakai sekitar 1,5 sdm udah cukup buat muka sama badan, jadi 1 sachetnya bisa 2-3 pakai. Setelah dicampur air dan kecampur rata, baru deh diolesin si lulurnya ke muka sama badan secara merata. Karena Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening itu buat exfoliasi, jadi kita bisa gosok perlahan pakainya. Setelah merasa cukup bersih lalu bilas pakai air.



Untuk Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening nya juga sama cara pakainya. Bedanya kalau lulurnya di gosok, si maskernya kalau udah di olesin tinggal tunggu aja deh 15-20 menit sampai maskernya beneran kering. Setelah kering lalu bilas, bisa air hangat atau air dingin, sesuai selera saja.
Pada saat pemakaian lulur dan maskernya Roro Mendut Rempah Hitam Whitening ini kulit saya alhamdulilah cocok, nggak ada reaksi alergi apa-apa. Butiran lulurnya juga lembut banget dikulit nggak bikin kulit iritasi kok. Efek instant yang saya dapetin dari dua rangkaian Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening dan Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening, kulit terasa halus banget permukaannya dan bersih banget maksimal tanpa bikin kering berlebihan dikulit saya yang normal to oily ini. Jadi enak banget dikulit kok, nyegerin :D.

Untuk efek whitening, nampaknya butuh waktu. Setelah dipakai selama lebih 1 bulan terakhir, hasilnya lumayan kentara di saya secara bertahap. Kulit saya jadi nggak terlalu buluk lagi sekarang, mulai agak cerah dan merata lagi. Saya sendiri pakainya sekitar 1x seminggu aja, soalnya masih sibuk hiks :”(. Tapi saya yakin kalau 2-3x/minggu rasanya bakal lebih optimal lagi kok efeknya.



Untuk harganya, Roro Mendut Lulur Rempah Hitam Whitening dan Roro Mendut Masker Rempah Hitam Whitening bisa diapat dengan harga IDR 140.000 untuk 1 box berisi 3 buah masker dan 3 buah lulur. Lumayan affordable banget kan, karena 1 nya sekitar 35.000 an aja hehe. Kalian juga bisa dapetin maskernya via online maupun offline di tempat yang bakal saya tulis dibawah. Gimana nih, udah tertarik buat coba nggak masker ala-ala tradisi zaman dahulunya Roro Mendut ?

Online :
Official Instagramnya :  Roro Mendut Beauty
Offline store yang sekarang hanya ada di Yogyakarta:
Mirota Batik Malioboro
Toko Oleh-Oleh Yogyakarta

Plus :

+ Butiran lulur dan maskernya halus
+ Rempah alaminya terasa
+ Kemasannya bisa diklip lagi :)
+ Terasa bersih dan kenyal setelahnya
+ Paraben and mineral oil Free


Minus :

- Nope

All right reserved.
Do not copy paste without allowance 
Or any permission from authors.